Javanese
Minggu, 05 April 2020
Senin, 23 Maret 2020
Manusia menungso jowo
Manusia dalam bahasa jawa disebut manungso, yang memiliki arti ” manunggal ing roso ” atau tempat bersatunya segala rasa atau perasaan. Dari rasa sedih, suka, gembira, amarah, luka dan segenap rasa maupun prasangka lainya.
Pabila kita tidak memperdulikan sesama disekitar kita, maka tak layaklah kita menyandang gelar sebagai manungso atau manusia. [ nasihat Syekh Siti Jenar ]
Dan tahukah kita, siapa musuh yang paling besar bagi kita, yaitu diri kita sendiri dan bukan apa maupun siapapun.
Karena memahami kehidupan itu sebenarnya adalah memahami diri kita sendiri, dalam laku prilaku sepanjang waktu.
Maka kendalikanlah pikiran kita agar serasi dengan suara nurani kita.
KARMA
Going within atau
Merasuk ke dalam diri
Hukum karma adalah salah satu hukum mutlak yang ada di alam semesta ini.
Secara bahasa karma berarti perbuatan, secara istilah karma berarti hasil atau akibat dari apa yang kita lakukan.
Hukum karma mengatur tentang sebab dan akibat dari apa yang kita perbuat, bersifat universal dan akan bekerja secara alami dan adil, sebab yang baik akan mengahasilkan hasil/akibat yang baik, sedangkan sebab yang buruk akan mengahsilkan hasil/akibat yang buruk pula.
Mengapa dikatakan hukum yang mutlak, karena tidak ada satu mahlukpun yang bisa mencampuri atau merubah hukum ini sekehendak hatinya.
Hukum karma diciptakan Tuhan untuk memberikan keadilan terhadap setiap mahluknya, dan agar mereka bisa belajar dari sikap/tingkah lakunya dan memahami arti-arti kehidupan
Demikian Semoga bermanfaat
SALLAM RAHAYU🇮🇩
Jumat, 14 Februari 2020
Orang jawa
Minggu, 24 November 2019
Ngelmu rasa
Rabu, 23 Oktober 2019
Ilmu setia hati
Nurani adalah Ruh manusia. Ruh adalah perwujudan Tuhan pada diri manusia dalam bentuk cahaya yang sangat halus. Nurani sendiri berasal dari kata Nur, cahaya. Nurani atau Ruh adalah Tuhan yang sudah mempribadi, turun dari Dzat menuju Sifat. Tuhan dalam Dzat tidak akan bisa dikenali. Untuk bisa dikenali, Dzat turun (beremanasi) kepada Sifat. Dalam khazanah Jawa, Nurani/Ruh ini disebut Ingsun. Itu sebabnya syahadat Islam Kejawen, yang ajarannya berhulu pada Kanjeng Sunan Kalijaga, bermakna: Ingsun anekseni ora ana Pengeran anging Ingsun. .
Kartini adalah penghayat ajaran Jawa sekaligus Tasawuf. Guru-guru beliau di antaranya adalah Kyai Soleh Darat dan kakak beliau sendiri: RMP Sosrokartono.





