Rabu, 23 Oktober 2019

Ilmu setia hati

“Tuhan kami adalah nurani, neraka dan surga kami adalah nurani. Ketika kejahatan dilakukan, nurani kamilah yang menghukum kami. Ketika kebajikan dilakukan, nurani kami pulalah yang mengganjar kami.”
Nurani adalah Ruh manusia. Ruh adalah perwujudan Tuhan pada diri manusia dalam bentuk cahaya yang sangat halus. Nurani sendiri berasal dari kata Nur, cahaya. Nurani atau Ruh adalah Tuhan yang sudah mempribadi, turun dari Dzat menuju Sifat. Tuhan dalam Dzat tidak akan bisa dikenali. Untuk bisa dikenali, Dzat turun (beremanasi) kepada Sifat. Dalam khazanah Jawa, Nurani/Ruh ini disebut Ingsun. Itu sebabnya syahadat Islam Kejawen, yang ajarannya berhulu pada Kanjeng Sunan Kalijaga, bermakna: Ingsun anekseni ora ana Pengeran anging Ingsun. .
Kartini adalah penghayat ajaran Jawa sekaligus Tasawuf. Guru-guru beliau di antaranya adalah Kyai Soleh Darat dan kakak beliau sendiri: RMP Sosrokartono.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar